progrez.cloud

Memaksimalkan Bisnis Online-Mu

21 Agustus 2021

Memaksimalkan Bisnis Online-Mu

Tips dan Trik Berjualan di WhatsApp Bisnis



Kenapa Harus Berjualan di WhatsApp?


Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, Pengguna internet di Indonesia ada 171 juta atau 64,4 persen, di mana 83 persen dari 171 juta itu adalah pengguna WhatsApp. Kebayang ga? Banyaknya pengguna WhatsApp saat ini? Masih ragu untuk menggunakan WhatsApp sebagai media untuk melakukan promosi?


Lalu, seberapa efektifnya menggunakan WhatsApp sebagai media promosi? WhatsApp menjadi media yang sangat efektif untuk berbisnis, karena memungkinkan penjual dan pelanggan berkomunikasi dengan intens dan cepat. Hal ini menimbulkan rasa percaya lebih tinggi karena pelanggan merasa dilayani langsung dan mendapatkan respon lebih cepat dari penjual.


Selain itu, data juga menunjukkan bahwa WhatsApp merupakan aplikasi terfavorit untuk saat ini, intensitas online-nya sangat tinggi. Sehingga sangat mudah bagi kamu untuk melakukan promosi secara langsung. Ditambah lagi, sudah banyak fitur pendukung bisnismu di dalam WhatsApp Bisnis.


Kekurangan WhatsApp Bisnis


Namun, WhatsApp Bisnis memiliki beberapa kekurangan dan keterbatasan. Misalnya, Kamu hanya dapat memiliki 1 tautan WhatsApp untuk dibagikan di Instagram. Selain itu, menerima pembayaran, melakukan pengiriman, dan mengumpulkan data penjualan belum tersedia, semua dilakukan masih secara manual.


Di artikel ini, kamu akan mempelajari cara penggunaan WhatsApp bisnis yang lengkap, sehingga bisnis onlinemu bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan.



1. Kenapa Harus Berjualan di WhatsApp?

2. Kekurangan WhatsApp Bisnis

3. Apa itu WhatsApp Bisnis?

4. Cara Mengubah WA Menjadi Akun Bisnis.

5. Cara Membuat Profil akun Bisnis yang Meyakinkan

5.1 Lengkapi Profil Bisnis

5.2 Letakkan Link Website atau Sosial Media

5.3 Tulis Penjelasan Tentang Usahamu Dengan Singkat dan Jelas.

6. Apa Saja Fitur di WhatsApp Bisnis?

6.1 Quick Replies

6.2 Labels

6.3 Katalog

6.4 Pesan Otomatis

6.5 Broadcast

6.6 Jam Operasional

7. Bagaimana Cara Meningkatkan Penjualan di WhatsApp

7.1 Responsif dan Ramah

7.2 Update Info Terbaru (Stok Baru, Testimoni, Promo, Produk)

7.3 Follow up

8. Kekurangan WhatsApp Bisnis

8.1 Kekurangan WhatsApp Bisnis 1: Tidak Ada Opsi Untuk Easy Payment

8.2 Kekurangan WhatsApp Business 2: Tidak Ada Data yang Tepat Untuk Bisnis Kamu

9. Tools Untuk Memaksimalkan WhatsApp Bisnis

9.1 Linktree

9.1.1 Cara Membuat link WhatsApp di Linktree

9.2 Joobee

10. Kesimpulan


3. Apa itu WhatsApp Bisnis?


WhatsApp Bisnis adalah aplikasi yang gratis untuk diunduh yang tersedia pada Android dan iPhone, dan didesain untuk pemilik bisnis kecil. WhatsApp Bisnis akan membuat interaksi kamu dengan pelanggan menjadi lebih mudah dengan menyediakan fitur-fitur untuk mengotomasi, menyortir, dan membalas pesan dengan cepat. Karena banyaknya komunikasi bisnis yang terjadi didalam WhatsApp, sehingga perusahaan merilis WhatsApp Bisnis yang fitur-fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.


WhatsApp Bisnis dan WhatsApp reguler yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dibuat di dua aplikasi berbeda, tujuannya agar penjual atau pemilik bisnis bisa memisahkan kepentingan pribadi dan bisnis di dalam WhatsApp. Selain itu, fitur-fitur yang ditawarkan pun berbeda, di WhatsApp Bisnis kamu akan mendapatkan lebih banyak fitur yang menarik yang bisa mendukung bisnismu, seperti Katalog, Label, Quick Replies, Pesan Otomatis, Broadcast, dan masih banyak lagi, yang pastinya tidak bisa kamu dapat di WhatsApp reguler.


4. Cara Mengubah WA Menjadi Akun Bisnis


Sebelum kamu masuk ke tahap ini, kamu harus mendownload WhatsApp Bisnis di Playstore terlebih dahulu. Bagi yang sudah menggunakan WhatsApp biasa untuk bisnisnya, kalian bisa mengubahnya ke akun WhatsApp Bisnis tanpa menghilangkan data dari akun WhatsApp biasamu dan tanpa perlu mengganti nomor Hp. Ada 2 tahapan untuk memastikan data dari WhatsApp lama tidak hilang ketika dipindahkan ke akun WhatsApp Bisnis yang baru. Berikut cara mengubah WA menjadi akun bisnis :


Tahap 1 : Pastikan Seluruh Pesanmu Sudah di-Back up



  1. Berikut langkah untuk melakukan back up pesan:
  2. Buka WhatsApp Messenger
  3. Buka menu 'Setelan/Pengaturan/Settings'
  4. Pilih 'Chat/Pesan'
  5. Klik 'Chat Backup/Cadangkan Pesan'
  6. Klik 'Backup/Cadangkan'


Tahap 2 : Mengubah Akun WhatsApp Biasa Menjadi Akun Bisnis



  1. Unduh aplikasi WhatsApp Business di Google Store/Play Store.
  2. Login menggunakan nomor telepon WhatsApp sebelumnya.
  3. Verifikasi nomor dengan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
  4. Pilih jenis media dan preferensi pesan yang akan dipulihkan (retrieve) dari riwayat obrolan yang telah dicadangkan (di-back up).
  5. Tunggu proses pemulihan data selesai.
  6. WhatsApp Business telah aktif.


5. Cara Membuat Profil Akun Bisnis yang Meyakinkan


Membuat profil yang lengkap dan jelas merupakan salah satu cara untuk membangun rasa percaya dari pelanggan. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan ketika meng-set up profil untuk WhatsApp Bisnis.


5.1 Lengkapi Profil Bisnis


Pada WhatsApp bisnis, kamu diperbolehkan untuk membuat profil akun bisnis mu. Mulai dari nama brand/logo, waktu toko buka/beroperasi, alamat toko/bisnis, alamat website/media sosial, nomor hp, hingga penjelasan singkat mengenai bisnis tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi dan membantu calon pembeli yang ingin melakukan transaksi pembelian atau komunikasi dengan kamu.


5.2 Letakkan Link Website atau Sosial Media


Jika usahamu memiliki website atau media sosial, maka kamu bisa mencantumkan link-nya di profil kamu. Hal ini berguna untuk menaikan exposure bisnis kamu di media online, sehingga kamu lebih mudah menjangkau orang-orang yang sesuai dan berminat dengan bisnis/produk kamu. Selain itu, jika kamu mempunyai website dan media sosial, bisnismu akan terkesan lebih profesional dan terpercaya.


5.3 Tulis Penjelasan Tentang Usahamu Dengan Singkat dan Jelas


Hindari penjelasan yang panjang tentang usahamu. Cukup jelaskan point-point penting saja yang kamu rasa pelanggan atau calon pembeli butuhkan. Misalnya : “Menjual cemilan dan makanan non MSG, memakai pewarna dan perasa alami, dan pastinya sehat”.


6. Apa Saja Fitur di WhatsApp Bisnis?


6.1 Quick Replies


Fitur Quick Replies adalah fitur yang dapat membantu kamu membalas pesan tanpa harus mengetik terlalu banyak. Sehingga, kamu tidak pusing lagi jika ada banyak pesan masuk dari pelanggan. Misalnya, ada pelanggan atau calon pembeli yang menanyakan harga Produk A, kamu pastinya tingga membalas pesan dari pelanggan tersebut. Namun, bagaimana jika ada lebih dari 10 pelanggan yang menanyakan harga dari barang yang sama? Di sinilah peran penting dari Quick Replies. Kamu disediakan sebuah fitur untuk membuat template dari jawaban berulang atau sama. Pekerjaanmu pun jauh lebih efisien. Kamu jadi punya waktu lebih banyak untuk mengerjakan hal lainnya.


6.2 Labels


Fungsi fitur labels adalah untuk menandai atau mengelompokan pelanggan berdasarkan kategori. Sehingga kamu bisa tahu yang mana pelanggan prioritas-mu. Kamu bisa menandai pelanggan dengan nama seperti label hijau untuk ‘Pelanggan setia’, label biru untuk ‘Order minggu depan’,label merah untuk ‘Belum bayar’, label kuning untuk ‘Belum dikirim’, dan lain-lain.


6.3 Katalog


Katalog didalam WhatsApp Bisnis tujuannya adalah untuk membantu memperlihatkan dan membagikan daftar produk yang dijual. Setiap produk dalam katalog memiliki nama dan foto tersendiri serta bidang tambahan opsional seperti harga, deskripsi, tautan situs web, dan kode produk. Sehingga, Para pelanggan dan calon pembeli dapat memilih produk yang mau dibeli dan membagikannya dengan teman-teman mereka. Dengan menggunakan katalog, produk akan terlihat lebih menarik dan pastinya akan memberikan kesan professional.


6.4 Pesan Otomatis


Pesan otomatis adalah pesan yang secara otomatis dikirim ke pelanggan yang mengirim pesan tanpa perlu penjual mengetiknya. Pada dasarnya, fungsi fitur ini hampir mirip dengan Quick Replies. Akan tetapi, dalam pesan otomatis, kamu benar-benar tak perlu mengetik apa pun karena secara refleks WhatsApp akan membalas pesan itu untukmu. Sedangkan dalam fitur Quick Replies, kamu tetap harus mengetik pesan. Akan tetapi, pesannya hanyalah kata kunci menuju template yang kamu inginkan.

Contoh Pesan Otomatis WhatsApp Bisnis:




6.5 Broadcast


Jika kamu memiliki info yang ingin kamu umumkan ke seluruh kontak pelanggan seperti promo, info buka, info produk baru, dan lain-lain , WhatsApp Business mempunyai fitur broadcast untuk memudahkan kamu melakukan itu. Namun perlu diingat bahwa ada batas untuk jumlah penerimanya. Satu kali kiriman hanya boleh untuk 256 kontak.


6.6 Jam Operasional


Fitur jam operasional ini adalah fitur dimana kamu bisa mengatur jam kerja sesuai dengan kebutuhanmu. Ketika kamu sedang sibuk atau tidak berada di tempat,kamu dapat menyetel pesan di luar jam kerja yang dikirim secara otomatis ke semua atau sebagian kontak pelanggan kamu. Kamu juga dapat mengatur jadwal pesan di luar jam kerja untuk dinyalakan pada waktu tertentu, misalnya pada jam ketika bisnis kamu sedang tutup.



Bagaimana Cara Meningkatkan Penjualan Di WhatsApp


WhatsApp bisnis telah menyediakan fitur-fitur yang mendukung usaha online-mu, setelah itu giliran kamu yang meningkatkan penjualan dengan strategi pendekatan ke pelanggan. Berikut strategi atau tips yang bisa kamu gunakan di bisnismu.


7.1 Responsif dan Ramah


Layanan pelanggan yang responsif dan baik akan membantu meningkatkan penjualan dan mengembangkan usaha menjadi lebih baik. Pelanggan atau calon pembeli pastinya akan merasa senang jika mendapatkan respon yang cepat dan baik. Sebaliknya, jika pelayanan sangat lambat dan tidak ramah, itu akan menimbulkan rasa tidak percaya dan nyaman dari pelanggan atau calon pembeli.


Pengalaman yang tidak menyenang ini akan berdampak kepada perilaku pelanggan dan akan membuat mereka mencari produk di tempat lain yang nyaman bagi mereka. Tentu saja hal ini tidak akan bagus untuk kelangsungan sebuah bisnis. Terlebih lagi jika pelanggan yang merasa tidak puas tersebut membagikan pengalaman tersebut kepada relasinya.


Sebaliknya jika customer service atau admin dari sebuah bisnis dapat memberi kepuasan pada pelanggannya, pastinya kesan baik dari sebuah usaha akan tertanam dalam benak dan hati pelanggan. Memiliki reputasi baik akan mendorong pertumbuhan bisnis karena membangun kepercayaan lebih sulit dibandingkan mencari jumlah pembeli.


7.2 Update Info Terbaru (Stok Baru, Testimoni, Promo, Produk)


Bagi pemilik usaha yang mau memasarkan usahanya secara online, maka sangat dianjurkan untuk aktif memberikan update kepada pelanggan di media sosial. Saat ini, ada beberapa media sosial yang bisa dipakai untuk kamu berinteraksi atau memberikan informasi kepada pelanggan kamu, salah satunya melalui WhatsApp Bisnis.


Selain Untuk memberikan informasi, update ke pelanggan juga berguna untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Sehingga, pelanggan kita akan makin percaya dan familiar dengan produk/bisnis kita.


Banyak informasi yang bisa kamu bagikan ke pelanggan kamu, misalnya informasi stok baru untuk produk yang best seller, promo atau diskon, atau testimonial dari pembeli yang sudah berhasil berbelanja.


Jika kalian lakukan hal ini dengan rutin, maka strategi ini bisa meningkatkan penjualan bisnismu. Tetapi perlu diingat, jangan pernah mengirimkan informasi yang tidak penting atau informasi terus-menerus yang akhirnya membuat pelanggan merasa terganggu. Kirimlah informasi dalam waktu jeda yang sedikit lama, sehingga pelanggan akan merasa nyaman dengan informasi yang dibagikan.


7.3 Follow Up


Follow up maksudnya? Dalam bahasa Indonesia, Follow Up berarti Tindak-Lanjut. Proses follow up adalah salah salah satu strategi untuk meningkatkan penjualan. Proses follow up bertujuan agar pelanggan melakukan pembelian kembali atau mendapatkan pelanggan baru.


Follow up juga bisa diasumsikan sebagai Reminder/Pengingat, misalnya untuk calon pembeli yang sudah menghubungi kita tetapi tidak jadi membeli. Untuk kasus seperti ini, kita harus mem-follow up calon pembeli ini agar dia akhirnya membeli produk kita.


Kita bisa mengirimkan penawaran terbaik dari produk yang pernah ditanyakan oleh pelanggan tersebut sebelumnya, sehingga pada akhirnya ia yakin untuk membeli produk tersebut.


Hasil dari follow up tidak selalu penjualan, terkadang hasilnya merupakan feedback yang nantinya justru bisa meningkatkan kualitas produk maupun bisnis kita. Misalnya, ternyata feedbacknya adalah harga yang kita tawarkan sangat mahal dibanding toko yang lain. Dengan mengetahui hal ini, kita bisa kembali mengoreksi harga kita agar sesuai dengan harga pasaran dan dapat bersaing dengan penjual lainnya.


Kekurangan WhatsApp Bisnis

8.1 Kekurangan WhatsApp Bisnis 1: Tidak Ada Opsi Untuk Easy Payment


Easy Payment adalah Pembayaran yang mudah. Maksudnya disini adalah memberikan akses pembayaran yang mudah dan lengkap untuk pembeli. Kenapa Easy payment penting? Karena kecepatan dalam penyelesaian proses transaksi pembayaran merupakan salah satu poin utama dari performa sebuah bisnis. Di mana salah satu penyebab dari kelambatan proses transaksi adalah kurang lengkapnya metode pembayaran yang tersedia.


Dampaknya, Pelanggan akan merasa tidak puas. Sering terjadi dimana pelanggan membatalkan pembelian karena proses pembayaran yang ribet atau tidak lengkap. Misalnya, pembeli ingin membayar menggunakan bank BNI, tetapi yang tersedia hanya bank Mandiri. Karena biaya transfer antar bank lumayan besar, sehingga pembeli memilih untuk membatalkan pembeliannya.


Menyediakan banyak pilihan bank seperti BCA, BNI, Bank Danamon, BRI, Bank Mandiri dan pastinya mobile payment seperti Go-Pay, OVO, dan LinkAja adalah hal penting agar kamu tidak kehilangan calon pelanggan.


Tetapi, pastinya sulit bagi pemilik bisnis khususnya yang masih merintis untuk memiliki banyak metode pembayaran. Ditambah lagi, membutuhkan waktu dan tenaga yang lumayan untuk pergi dan membuat akun ke setiap bank .


Lah, sekarang sudah banyak platform e-commerce seperi shopee, Tokopedia, dan BukaLapak yang menyediakan metode pembayaran yang cepat dan beragam, apa masih perlu kita menyediakan metode pembayaran sendiri? Pastinya masih perlu.


Bagaimana dengan pembeli atau pelanggan yang lebih nyaman melakukan pembelian melalui WhatsApp Bisnis misalnya? WhatsApp Bisnis belum menyediakan menu pembayaran otomatis, sehingga penjual masih harus secara manual mengirimkan nomor rekening ke pembeli.


Baca juga : Tren Online Payment di Masa Depan & Manfaatnya Untuk Bisnis


8.2 Kekurangan WhatsApp Business 2: Tidak Ada Data yang Tepat Untuk Bisnis Kamu


Kenapa sih harus menggunakan data dalam bisnis? Data sangatlah penting untuk membantu kamu menemukan peluang dan pastinya mempercepat kamu dalam mengambil keputusan sehingga dapat mengurangi kegagalan dalam bisnis, terutama saat akan melakukan strategi marketing. Data membantu kamu untuk memahami apa yang pelanggan butuhkan.


Pengelolaan data pelanggan adalah unsur penting dalam pengembangan bisnis secara berkesinambungan, karena data ini bisa digunakan untuk melakukan promosi, pengenalan produk baru, penetapan harga, atau hanya sekedar mengetahui kebutuhan pelanggan dan membuat produk atau layanan baru.


Lalu, bagaimana sih cara kita mendapatkan datanya? Sebenarnya beberapa sosial media menyediakan data atau Insight audience untuk pengguna akun bisnis, seperti Facebook Bisnis dan Instagram Bisnis. Tetapi, data yang disediakan kurang lengkap dan masih terkesan umum karena data audience belum tentu menggambarkan data pelanggan.


Apalagi bagi bisnis yang fokus berjualan di WhatsApp Bisnis, aplikasi ini memang sangat efektif untuk mengembangkan bisnis, tapi sayangnya aplikasi ini tidak menyediakan database pelanggan.


Data penjualan dan data pelanggan yang akurat adalah data yang diambil langsung dari pelanggan yang berinteraksi dengan bisnis kita, seperti pelanggan yang sudah pernah belanja atau bertanya langsung.


Maka, sangat diperlukan bagi pelaku bisnis memiliki database yang merangkum semua data pelanggannya. Ketika didapatkan dan dilakukan dengan benar, maka akan banyak manfaat yang dapat kamu peroleh. Berikut beberapa di antaranya:


Membantu kita mengetahui pelanggan yang paling berharga, sehingga kita bisa memprioritaskan mereka.

Memberikan kita prediksi perilaku pelanggan, sehingga kita bisa mengetahui apa yang pelanggan kita mau dan butuhkan.

Dapat membantu dalam meng- segmentasi pelanggan, seperti membedakan pelanggan baru dengan pelanggan lama

Memungkinkan kamu menguji ide dan produk baru ke beberapa pelanggan sebelum meluncurkannya ke semua orang.

Data pelanggan juga bisa didapat dari beberapa aplikasi yang bisa membantu kamu mengumpulkan semua data. Bagian selanjutnya akan menunjukkan 2 alat atau tools yang dapat kamu gunakan untuk meningkatkan WhatsApp bisnis kamu secara dramatis, terutama untuk masalah di Easy Payment dan Data Pelanggan.

Baca Juga : Pentingnya Data Pelanggan untuk Kemajuan dan Keberhasilan


9. Tools Untuk Memaksimalkan WhatsApp Bisnis


Di era digital saat ini, penggunaan teknologi sudah semakin berkembang. Terbukti dengan banyak platform atau aplikasi yang mendukung UMKM untuk memaksimalkan promosi mereka secara online, terutama di WhatsApp bisnis. Beberapa diantaranya sebagai berikut :


9.1 Linktree



Linktree merupakan platform yang memungkinkan kamu membuat satu link yang bisa menampung semua tautan atau link penting dari bisnismu seperti sosial media , website, Whatsapp Bisnis, link toko online dan lain-lain. Sehingga, pelanggan bisa melihat semua link yang terhubung ke bisnismu hanya dalam satu halaman saja.


Linktree didirikan pada tahun 2016 oleh Alex Zaccaria, Anthony Zaccaria, dan Nick Humphreys, yang berkantor pusat di Melbourne and Sydney , Australia. Awalnya, situs ini dibuat karena sosial media tidak mengizinkan banyak hyperlink dimasukan ke dalam profil. Situs ini sangat unik karena dibuat dalam enam jam saja dan memiliki 3.000 pengguna dalam semalam.


Lalu, apakah fitur ini gratis? Linktree menawarkan dua pilihan, gratis dan berbayar per bulan. Untuk versi gratis, fitur yang tersedia di dalamnya hanya fitur terbatas dan tidak bisa mengatur warna, font, dan wallpaper. Di versi gratis juga, dilengkapi dengan statistik jumlah klik pada link yang kamu buat. Sedangkan versi berbayar dapat memungkinkan kamu untuk menyesuaikan sepenuhnya, warna dan gaya tombol, ikon, akses ke fitur-fitur lainnya seperti Leap Links dan pastinya data statistik yang lebih lengkap.


  1. Dengan memiliki akun Linktree terdapat berbagai manfaat yang bisa kamu dapatkan. Di antaranya yakni sebagai berikut:
  2. Dapat memberikan informasi lengkap, sehingga memudahkan pelanggan dan calon pembeli.
  3. Memudahkan kamu mempromosikan bisnismu.
  4. Mengoptimalkan trafik pengunjung ke sosial media kamu.
  5. Dapat dengan mudah membagikan konten.


Memperpendek dan memperjelas informasi yang mau disampaikan. Membuat Linktree sangatlah mudah dan cepat. Kamu hanya perlu beberapa tahapan untuk bisa mempunyai akun Linktree. Selain Linktree, kamu juga bisa menggunakan Desty atau HeyLink.me.


Baca juga : Cara Membuat Linktree di Instagram, Bisa untuk WA hingga Tokopedia!


9.1.1 Cara Membuat Link WhatsApp di Linktree


Penting ga sih meletakkan No. WhatsApp di bio Instagram sedangkan pembeli bisa langsung chat via DM? Jawabannya, Penting baget! Selain memudahkan pembeli, ini juga bisa meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap bisnis dan produk kamu. Maka, sangat penting meletakan link WhatsApp bisnis kamu di bio atau di linktree yang kamu letakan di bio instagram. Berikut cara membuat link WhatsApp di linktree:


Buat link WhatsApp kamu terlebih dahulu.

Caranya : ketik https://wa.me/nomorHP. Contoh https://wa.me/6281234567890.


  1. Login ke akun Linktree, lihat contohnya disini.
  2. Klik tombol ‘Add New Link’.
  3. Buat judul Linktree sesuka hatimu pada kolom ‘Enter Title'. Misal Admin, Owner, Admin 1, WhatsApp kami, dan lain-lain.
  4. Memasukan link WhatsApp yang sudah di buat (No.1)
  5. Klik ‘Ok’, dan salin link atau tautan linktree kamu


9.2 Joobee


Seperti yang telah kita bahas sebelumnya tentang permasalahan dan pentingnya easy payment dan data pelanggan, Joobee adalah jalan keluarnya.



Berikut adalah kelebihan dan manfaat dari joobee :


Katalog


Seperti WhatsApp Bisnis, di Joobee kamu juga bisa membuat katalog. Di katalog kamu nantinya akan ada gambar produk, nama produk, penjelasan produk, harga produk dan harga perbandingan.


Metode Pembayaran Otomatis dan Lengkap Langsung Via WhatsApp


Ini nih yang paling penting! Di Joobee kamu bisa memiliki metode pembayaran otomatis dan lengkap seperti transfer ke semua bank, Ovo, Gopay, ShopePay, Link Aja, dan Dana. Pembayaran ini bisa langsung digunakan di dalam WhatsApp bisnismu dan akan langsung masuk ke dalam rekeningmu. Dengan ini, pelanggan kamu akan lebih mudah dan cepat dalam melakukan pembayaran.


Pilihan Kurir yang Banyak


Jobee bekerja sama dengan banyak jasa pengiriman seperti Gojek, Grab, Paxel, JNE, TIKI, Wahana dan masih banyak lagi, sehingga pelanggan kamu bisa memilih kurir yang sesuai dengan budget mereka. Di Jobee kamu juga bisa melakukan pengiriman secara mandiri jika kamu memiliki jasa pengiriman sendiri.


Pelacak pesanan


Joobee juga menyediakan layanan lacak pesanan, sehingga kamu dan pelanggan mu bisa dengan mudah melacak pesanan.


Pengiriman antar provinsi


Ada pesanan sampai keluar kota atau provinsi? Jangan khawatir! Di Jobee kamu bisa berjualan dan membuka peluang bagi pembeli di luar kota untuk membeli produk mu. Dengan ini, bisnismu akan mampu menjangkau pelanggan lebih luas lagi.


Joobee menyediakan paket komplit untuk bisnis online dan memberikan kesan professional. Silahkan kunjungi Joobee dan coba paket gratisnya.


10. Kesimpulan


Bagi para pemilik bisnis, WhatsApp Bisnis merupakan media yang efektif untuk berkomunikasi langsung ke pelanggan. Dengan memanfaatkan fitur-fitur dan aplikasi yang ada saat ini, UMKM atau pemilik bisnis seperti kamu dapat mengoptimalkan pelayanan bisnismu kepada pelanggan dengan lebih cepat dan efisien. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk bisnis kalian.


By: Tami Rozela

Joobee.co